Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bali. Tampilkan semua postingan

17/04/26

Prof. Eddy: KUHP Baru Bawa Perubahan Besar Sistem Hukum

 


BALI – Wakil Menteri Hukum Republik Indonesia, Edward Omar Sharif Hiariej, menjadi narasumber utama dalam kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang KUHAP, serta Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana yang digelar di Auditorium Widya Sabha, Universitas Udayana, Jumat (17/04/2026).


Dalam pemaparannya, Wamenkum yang kerap disapa Prof. Eddy menegaskan bahwa pembaruan hukum pidana nasional merupakan tonggak penting dalam sistem hukum Indonesia. Prof. Eddy menekankan bahwa implementasi KUHP dan KUHAP terbaru tidak hanya berdampak pada aspek normatif, tetapi juga memiliki implikasi luas terhadap perlindungan hak asasi manusia serta praktik penegakan hukum yang lebih modern dan adaptif.


Kegiatan yang mengusung tema “Implementasi dan Implikasi bagi Profesi Hukum, Pemerintah Daerah, dan Posbankum” ini menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, dan masyarakat dalam memahami arah kebijakan hukum pidana ke depan.


Sosialisasi ini merupakan kolaborasi antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bali bersama Universitas Udayana, Polda Bali, Pengadilan Tinggi Bali, Kejaksaan Tinggi Bali, Pemerintah Kabupaten Badung, dan Pemerintah Kota Denpasar.


Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Bali, Eem Nurmanah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas berlakunya ketiga undang-undang tersebut sejak 2 Januari 2026. Eem menegaskan pentingnya membangun pemahaman yang utuh dan seragam di kalangan seluruh pemangku kepentingan.


“Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta Posbankum di Bali dalam mengimplementasikan norma baru secara responsif dan terukur,” ujarnya.


Lebih lanjut, Eem menyampaikan bahwa tingginya partisipasi peserta lintas sektor menunjukkan komitmen kuat seluruh elemen strategis di Bali dalam mendukung transformasi hukum nasional.


Sementara itu, Rektor Universitas Udayana menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Menteri Hukum sebagai narasumber utama. Ia menilai kegiatan ini sangat strategis dalam konteks pembaruan hukum pidana di Indonesia serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan nasional dan pengabdian kepada masyarakat.


Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam penyusunan langkah tindak lanjut, pedoman teknis, serta pola koordinasi penegakan hukum di wilayah Bali, sekaligus mendorong mahasiswa dan akademisi menjadi agen diseminasi hukum kepada masyarakat luas.


Dengan kehadiran Wakil Menteri Hukum RI, sosialisasi ini tidak hanya menjadi forum edukatif, tetapi juga mempertegas arah kebijakan nasional dalam mewujudkan sistem hukum pidana yang lebih adil, modern, dan berkeadilan. (*)

31/03/26

Patroli R2 Sat Samapta Polres Bandara Ngurah Rai Sambangi Masyarakat di Kawasan Pantai Sekeh



Badung – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai melaksanakan patroli roda dua (R2) di seputaran kawasan Pantai Sekeh, Selasa (31/3/2026).


Kegiatan patroli tersebut menyasar area pesisir pantai yang menjadi titik aktivitas masyarakat dan wisatawan. Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga menyambangi masyarakat setempat untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara humanis.


Petugas terlihat berdialog langsung dengan warga, nelayan, serta pekerja di sekitar pantai. Mereka mengimbau agar masyarakat selalu menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.


Selain itu, kehadiran polisi di tengah masyarakat juga memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya di kawasan wisata yang memiliki aktivitas cukup tinggi.


Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, S.H., mengatakan bahwa kegiatan patroli ini merupakan langkah preventif guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukum bandara. 


“Patroli ini kami lakukan secara rutin, khususnya di kawasan yang memiliki mobilitas tinggi seperti pantai, untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa pendekatan humanis menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan. 


“Kami mengedepankan komunikasi dengan masyarakat agar terjalin sinergitas dalam menjaga kamtibmas,” tambahnya.


Dengan adanya patroli ini, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat maupun wisatawan dapat beraktivitas dengan nyaman di kawasan Pantai Sekeh dan sekitarnya.(hms26)

Apresiasi Kinerja Humanis, Kapolres Merauke Anugerahkan Penghargaan Kepada Personel Sat Lantas Berprestasi



Jayapura – Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M. memberikan penghargaan kepada empat personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Merauke yang dinilai berprestasi dan menunjukkan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas, bertempat di lapangan apel Mapolres Merauke, Senin (30/03/2026).


Keempat personel yang menerima penghargaan tersebut yakni Aiptu I Made Adi Suandana, Aiptu Renold, Aipda Faizal Nurdin, dan Briptu Rifki Ihza Nanda Saputra. Mereka dinilai berprestasi dalam menangani berbagai permasalahan yang terjadi di lapangan, khususnya saat mengamankan situasi pada malam akhir pekan di depan Mako Sat Lantas Polres Merauke.


Selain itu, salah satu personel yakni Aiptu Renold juga mendapat apresiasi khusus atas kepeduliannya membantu masyarakat saat menyeberangi Jembatan Tujuh Wali-Wali di tengah kondisi angin kencang, yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.


Kapolres Merauke dalam amanatnya menyampaikan apresiasi atas keberanian, kesigapan, dan kepedulian para personel dalam melindungi serta melayani masyarakat.


“Kami sangat menghargai pengabdian dan dedikasi anggota Sat Lantas Polres Merauke yang telah menunjukkan kinerja terbaik dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pertolongan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.


Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi institusi kepada personel yang berprestasi, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh anggota Polres Merauke untuk terus meningkatkan kinerja dan berlomba-lomba dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Semoga penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh personel untuk terus berbuat kebaikan dan menghadirkan Polri yang semakin dekat dan dicintai masyarakat,” tambahnya.


Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong semangat profesionalisme serta meningkatkan kualitas pelayanan Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Merauke.



Perkuat Sinergi TNI-Polri Dan Masyarakat, Polsek Waris Gelar Halal Bihalal Dan Musnahkan Miras Hasil Razia



Jayapura – Dalam rangka mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Polsek Waris menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras) hasil razia gabungan bersama TNI, Senin (30/03/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Waris, Kampung Pund, Distrik Waris tersebut dihadiri oleh unsur TNI-Polri, pemerintah kampung, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta warga setempat dengan jumlah peserta sekitar 50 orang. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai kegiatan ramah tamah, yang menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergitas antar instansi dan masyarakat.


Usai pelaksanaan Halal Bihalal, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti minuman keras sebanyak 60 botol dari berbagai jenis, di antaranya wiski, vodka, dan anggur merah. Barang bukti tersebut merupakan hasil razia gabungan yang dilaksanakan selama bulan Ramadan 2026.


Kapolres Keerom AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Waris IPTU Kamaluddin, S.Sos, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk nyata komitmen aparat dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Waris.


“Melalui momentum Halal Bihalal ini, kami ingin mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI-Polri dan masyarakat, sehingga komunikasi serta koordinasi dalam menjaga kamtibmas dapat berjalan semakin baik,” ujarnya.


Lebih lanjut, Kapolsek Waris menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti miras merupakan hasil kerja sama yang solid antara aparat dan masyarakat dalam menekan peredaran minuman keras ilegal, yang kerap menjadi pemicu terjadinya tindak kriminal dan gangguan keamanan, khususnya di wilayah perbatasan.


“Kami akan terus meningkatkan kegiatan razia bersama TNI dan stakeholder terkait guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya di wilayah Distrik Waris,” tegasnya.


Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan tidak mengonsumsi maupun memperjualbelikan minuman keras ilegal, serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.


“Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat agar bersama-sama menjaga wilayah Waris tetap aman, damai, dan terbebas dari pengaruh negatif minuman keras,” tutupnya.



30/03/26

Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Internal, Polda Papua Gelar Bimtek SPIP, Manajemen Risiko dan Peningkatan Kapasitas APIP


 

Jayapura - Polda Papua melalui Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Manajemen Risiko dan Peningkatan Kapasitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Tahun Anggaran 2026, yang dilaksanakan di Hotel Mercure Jayapura, Senin (30/03).


Kegiatan ini dihadiri oleh Dir Intelkam Polda Papua selaku Plh Irwasda Polda Papua Kombes Pol Jan Wynand Imanuel Makatita, S.I.K, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Muh. As’af, S.S.T.Akt., MBA, CRMP, CSEP, CRGP, CPEC, CCRA, para auditor Itwasda Polda Papua, perwakilan BPKP, serta peserta dari jajaran Polres di wilayah Polda Papua.


Dalam laporan Ketua Panitia, Kombes Pol Andy Yoseph Enock, S.I.K., disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman personel terhadap implementasi SPIP, memperkuat penerapan manajemen risiko, serta meningkatkan kompetensi dan profesionalisme APIP dalam menjalankan fungsi pengawasan internal.


“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan maturitas SPIP, membangun komitmen bersama dalam penguatan tata kelola, serta mengidentifikasi area yang perlu perbaikan dalam sistem pengendalian internal,” ujarnya.


Sementara itu, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan, Plh Irwasda Polda Papua Kombes Pol Jan Wynand Imanuel Makatita menekankan bahwa kegiatan Bimtek ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas tata kelola organisasi di lingkungan Polri.


“Seiring dengan meningkatnya tuntutan akuntabilitas dan transparansi, peran APIP menjadi sangat penting dalam memastikan pelaksanaan tugas berjalan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Hal ini tentu harus didukung dengan pemahaman yang baik terhadap SPIP serta kemampuan dalam mengelola risiko,” ungkapnya.


Ia juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius serta mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna memperkuat fungsi pengawasan internal di lingkungan Polda Papua.


Melalui pelaksanaan Bimtek ini, diharapkan terwujud peningkatan kualitas pengawasan internal serta tata kelola organisasi yang lebih baik di lingkungan Polda Papua, sehingga mampu mendukung Polri yang profesional, modern, dan terpercaya dalam melayani masyarakat.



Polda Papua Hadiri dan Ikuti Prosesi Pemakaman Ny. Suwarni Sutarman di Koya Barat



Jayapura - Bidhumas Polda Papua turut menghadiri dan mengikuti prosesi pemakaman almarhumah Ny. Suwarni Sutarman, istri dari Iptu Syamsuddin Lie, PS Kaur Penum Bid Humas Polda Papua, yang dilaksanakan di Pemakaman Umum Koya Barat, Senin (30/03/2026).


Kegiatan pemakaman tersebut dipimpin secara khidmat dan penuh rasa duka, serta dihadiri oleh Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., bersama para pejabat dan personel di lingkungan Bidhumas Polda Papua serta personel Polda Papua lainnya.


Adapun pejabat yang turut hadir antara lain PS Kasubbid PID Kompol Nurjanah, S.Sos., M.M., PS Kaurmitra AKP Sebastianus Amandus Anoith, PS Kasubag Renmin Iptu Luqman Alwadud, S.H., PS Paur Pullahinfodok Iptu Agus Hadiyanto, S.Kom., M.H., PS Paur Disindig Ipda Andi Mappanyompa, serta PS Paur Produk Kreatif Ipda Husin Saifuddin Rumbiak.


Prosesi pemakaman diawali dengan kedatangan jenazah di lokasi pemakaman pada pukul 11.00 WIT. Selanjutnya, pada pukul 11.15 WIT dilaksanakan prosesi pemakaman yang diawali dengan pembacaan adzan oleh putra almarhumah.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penutupan liang lahat oleh petugas pemakaman, doa bersama, serta penaburan bunga oleh pihak keluarga dan Kabid Humas Polda Papua sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhumah.


Kehadiran jajaran Polda Papua dalam prosesi ini merupakan bentuk empati dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, sekaligus sebagai wujud solidaritas dan kebersamaan di lingkungan Polri.



Forkopimcam Pronojiwo Gelar Apel Sinergitas, Perkuat Soliditas Pelayanan Pemerintahan



Lumajang – Dalam upaya memperkuat koordinasi serta meningkatkan soliditas antar unsur pemerintahan, Personel Koramil 0821-14/Pronojiwo bersama Forkopimcam Pronojiwo melaksanakan kegiatan Apel Sinergitas yang dilanjutkan dengan acara halal bi halal seluruh penyelenggara pemerintahan se-Kecamatan Pronojiwo.


Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Senin (30/3/2026), dan diikuti oleh seluruh unsur pemerintahan serta perangkat terkait di wilayah Kecamatan Pronojiwo.


Dalam amanatnya, Camat Pronojiwo Hani Pujianto, S.H. menegaskan bahwa apel sinergitas tersebut memiliki tujuan strategis untuk memperkuat kerja sama dan kekompakan seluruh unsur penyelenggara pemerintahan di Kecamatan Pronojiwo.


“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas seluruh penyelenggara pemerintahan se-Kecamatan Pronojiwo, sekaligus memupuk semangat kerja dalam melayani masyarakat agar hasilnya lebih optimal,” ujar Hani Pujianto di hadapan peserta apel.


Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas sektor sebagai kunci dalam menjaga stabilitas wilayah, mendukung kelancaran program pembangunan, serta memastikan pelayanan publik berjalan secara maksimal dan merata.


Menurutnya, sinergi yang terjalin baik antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, serta unsur pemerintahan desa menjadi pondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, kondusif, dan harmonis.


Usai apel sinergitas, kegiatan dilanjutkan dengan acara halal bi halal yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Momen tersebut menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan antar instansi pasca perayaan Idulfitri.


Peltu Danang Widiatmoko selaku perwakilan Koramil 0821-14/Pronojiwo menyampaikan bahwa Koramil selalu siap mendukung kegiatan Forkopimcam dalam menjaga stabilitas wilayah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Kami dari Koramil Pronojiwo akan terus bersinergi bersama Forkopimcam untuk menjaga kekompakan dan mendukung tugas-tugas pemerintahan demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.


Dengan digelarnya apel sinergitas dan halal bi halal tersebut, diharapkan seluruh elemen penyelenggara pemerintahan di Kecamatan Pronojiwo semakin solid, kompak, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Pendim0821)

WN Selandia Baru Diduga Terkait Geng Internasional Ditolak Masuk Bali

 


Denpasar — Seorang warga negara Selandia Baru dilaporkan ditolak masuk ke Indonesia saat hendak tiba di Bali, setelah otoritas menerima informasi intelijen terkait keterlibatannya dengan jaringan kejahatan terorganisir lintas negara.


Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepolisian Selandia Baru kepada pemerintah Indonesia melalui jalur resmi kerja sama penegakan hukum. Dalam surat yang ditujukan kepada Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, pihak kepolisian menyampaikan kekhawatiran serius atas potensi ancaman yang dapat ditimbulkan oleh individu tersebut.


Terindikasi Terlibat Geng Internasional


Pria bernama Moses Lance Folau (41) diketahui memiliki riwayat kriminal di Selandia Baru dan Australia, termasuk kasus kekerasan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga perusakan. Lebih jauh, hasil intelijen menunjukkan adanya keterkaitan dengan kelompok geng motor internasional seperti Comanchero dan Hells Angels.


Ia juga diduga aktif dalam berbagai aktivitas ilegal seperti intimidasi, pemerasan (standover), serta keterlibatan dalam jaringan peredaran narkotika dan kekerasan jalanan.


Pernah Langgar Aturan Imigrasi


Selain catatan kriminal, yang bersangkutan juga diketahui pernah melanggar aturan keimigrasian Indonesia dengan melakukan overstay selama tiga hari dalam kunjungan sebelumnya ke Bali. Meski sempat meninggalkan Indonesia secara sukarela, riwayat tersebut menjadi pertimbangan penting bagi otoritas.


Pada perjalanan terbarunya, Folau terdeteksi melakukan penerbangan dari Auckland menuju Adelaide, sebelum melanjutkan ke Bali menggunakan maskapai Indonesia AirAsia dengan jadwal tiba pada Minggu dini hari (29/3/2026).


Dinilai Berisiko Tinggi


Kepolisian Selandia Baru bersama mitra mereka, termasuk Australian Federal Police (AFP), menilai keberadaan Folau di Indonesia berpotensi menimbulkan ancaman serius, khususnya terkait aktivitas kriminal terorganisir dan peredaran narkotika.


Bahkan, di Australia sendiri, yang bersangkutan tidak diperkenankan masuk kecuali untuk keperluan transit, menunjukkan tingkat risiko yang dinilai tinggi oleh aparat setempat.


Rekomendasi Penolakan Masuk


Berdasarkan penilaian tersebut, otoritas Selandia Baru secara resmi merekomendasikan agar Indonesia menolak izin masuk terhadap individu tersebut demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Pemerintah Indonesia melalui otoritas imigrasi memiliki kewenangan penuh dalam menentukan keputusan akhir. Namun, langkah penolakan ini dipandang sebagai bagian dari upaya preventif dalam menjaga Bali tetap aman dari pengaruh jaringan kriminal internasional.


Kasus ini sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama intelijen antarnegara dalam mengantisipasi pergerakan pelaku kejahatan lintas batas yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan, khususnya di destinasi wisata internasional seperti Bali. (*)

29/03/26

Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan WN Belanda di Badung, Dua WNA Brasil Masih Buron


Denpasar — Kepolisian Daerah Bali menggelar konferensi pers terkait kasus penganiayaan berat yang menyebabkan tewasnya seorang warga negara Belanda di sebuah villa kawasan Kuta Utara. Peristiwa tragis ini terjadi di Villa Amira No. 1, Banjar Anyar Kelod, dan kini tengah menjadi perhatian serius aparat.


Konferensi pers yang berlangsung di Lobby Mapolda Bali pada Sabtu (28/3/2026) sore itu dipimpin jajaran Ditreskrimum Polda Bali bersama Polres Badung. Dalam penyampaiannya, polisi mengungkap identitas korban yakni Rene Pouw (49), WN Belanda yang tinggal sementara di wilayah Kerobokan.


Korban ditemukan meninggal dunia setelah mengalami serangan brutal menggunakan senjata tajam. Sementara itu, dua terduga pelaku yang merupakan warga negara Brasil—Darlan Bruno Lima San Ana (36) dan Kal Hyorran (29)—hingga kini masih dalam status buronan (DPO).


Serangan Terencana di Depan Villa


Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula pada Senin malam (23/3/2026) sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu, korban keluar dari villa bersama pasangannya. Di ujung gang yang minim penerangan, terlihat dua orang mencurigakan berboncengan sepeda motor matic.


Ketika korban hendak masuk kembali ke dalam villa, kedua pelaku langsung melancarkan serangan dengan pisau. Situasi berubah mencekam saat salah satu pelaku mengejar saksi perempuan yang kemudian melarikan diri untuk menyelamatkan diri.


Pelaku terus melakukan penyerangan terhadap korban, bahkan sempat keluar-masuk area villa sebelum akhirnya melarikan diri. Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah, sementara saksi berupaya mencari bantuan dari warga sekitar.


Barang Bukti dan Dugaan Perencanaan


Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk dua unit sepeda motor yang diduga digunakan untuk survei dan eksekusi, serta beberapa bagian senjata tajam. Selain itu, ditemukan pula barang pribadi milik korban dan saksi di sekitar tempat kejadian perkara.


Pola kejadian mengindikasikan adanya perencanaan, di mana pelaku diduga telah melakukan pemantauan sebelum melancarkan aksinya.


Ancaman Hukuman Berat


Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis, termasuk pasal dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau hukuman penjara hingga 20 tahun. Polisi menegaskan akan terus melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku yang saat ini masih buron.


Polda Bali Intensifkan Perburuan


Polda Bali menegaskan komitmennya untuk segera mengungkap kasus ini secara tuntas. Koordinasi lintas instansi, termasuk kemungkinan kerja sama internasional, tengah dilakukan guna mempercepat penangkapan pelaku.


Kasus ini kembali menjadi sorotan terkait keamanan wisatawan asing di Bali, sekaligus menjadi peringatan akan pentingnya kewaspadaan di lingkungan tempat tinggal, terutama pada jam-jam rawan. (*)

Polres Waropen Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional


  

Waropen — Polres Waropen melaksanakan pemantauan harga bahan pokok, khususnya komoditas beras, di wilayah Kabupaten Waropen melalui pengecekan di retail modern dan pasar tradisional.


Pada sektor retail modern, pengecekan dilakukan di Toko Mega Buana yang berlokasi di Kampung Nonomi, Distrik Nonomi. Toko milik Haji Alimudin tersebut menjual beras medium dengan harga Rp17.000 per kilogram dan beras premium Rp18.000 per kilogram. Sementara itu, beras curah tidak tersedia.


Selain itu, pemantauan juga dilakukan di pasar tradisional, tepatnya di salah satu kios milik Sukma yang berada di Kampung Batu Zaman, Distrik Urei Faisei. Kios yang dikelola oleh Sudirman tersebut mencatat harga beras medium sebesar Rp17.000 per kilogram dan beras premium Rp18.000 per kilogram, serta tidak menyediakan beras curah.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di wilayah Kabupaten Waropen relatif stabil, baik di retail modern maupun pasar tradisional.


Polres Waropen menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.


Kegiatan pemantauan berlangsung dengan aman dan lancar serta dilengkapi dokumentasi sebagai bagian dari laporan di lapangan.

Polres Jayawijaya Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Pootikelek



 

Jayawijaya — Polres Jayawijaya melaksanakan pemantauan harga bahan pokok, khususnya komoditas beras, di wilayah Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, melalui pengecekan di retail modern dan pasar tradisional.


Pada sektor retail modern, pengecekan dilakukan di Toko Holandia yang berlokasi di Jalan Safri Darwin, Wamena. Toko milik Imam tersebut menjual beras premium dengan harga Rp26.000 per kilogram dan beras medium Rp23.000 per kilogram. Sementara itu, beras curah tidak tersedia di lokasi tersebut.


Selain itu, pemantauan juga dilakukan di pasar tradisional, tepatnya di Pasar Pootikelek pada Kios Yayan yang beralamat di Jalan SD Percobaan. Kios milik Sardhan tersebut mencatat harga beras premium sebesar Rp26.000 per kilogram dan beras medium Rp23.000 per kilogram, serta tidak menyediakan beras curah.


Hasil pemantauan menunjukkan bahwa harga beras di wilayah Jayawijaya relatif stabil di kedua lokasi tersebut, baik di retail modern maupun pasar tradisional.


Polres Jayawijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.


Kegiatan pemantauan berlangsung dengan aman dan lancar serta didukung dokumentasi sebagai bagian dari laporan di lapangan.

Bhabinkamtibmas Guwage Intensifkan DDS, Ajak Warga Jauhi Narkoba dan Perkuat Kamtibmas


 

Jayapura – Dalam rangka memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kampung Guwage Polres Mamberamo Tengah, Briptu Edes Rawar, melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) dengan menyambangi langsung warga di Kampung Guwage, Sabtu (28/03/2026).


Kegiatan DDS tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan persuasif dan humanis. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, Bhabinkamtibmas dapat memantau kondisi sosial sekaligus mendeteksi secara dini potensi gangguan kamtibmas di wilayah binaannya.


Dalam kunjungannya, Briptu Edes Rawar menyampaikan sejumlah imbauan kepada warga, antara lain pentingnya menjaga kesehatan, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum. 


Selain itu, masyarakat juga diajak untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan aparat kepolisian guna menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.


Ia menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan. 


Warga diimbau untuk tidak ragu melaporkan setiap permasalahan atau kejadian mencurigakan kepada Bhabinkamtibmas maupun pihak kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.


“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjauhi narkoba, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta segera melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas,” ucapnya.


“Dengan sinergi yang baik, kita dapat menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.


Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Guwage. Warga menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan, sehingga diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Mamberamo Tengah tetap aman dan kondusif.


Patroli Preventif Sat Samapta Polres Sarmi Intensifkan Pengamanan, Situasi Kamtibmas Kondusif


 

Jayapura – Dalam rangka mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Satuan Samapta Polres Sarmi secara rutin menggelar patroli preventif di wilayah hukumnya, Sabtu (28/03/2026) malam.


Kegiatan diawali dengan apel malam di Pos Shelter Sat Samapta sebagai bentuk kesiapan personel sebelum pelaksanaan patroli. Berdasarkan hasil pemantauan awal, situasi di wilayah hukum Polres Sarmi terpantau aman dan kondusif.


Patroli dipimpin oleh Iptu Frengki Awor Yane bersama lima personel, dengan menyasar sejumlah titik strategis, di antaranya kawasan Pos Shelter Pasar Sentral Mararena, Sarmi. Dalam pelaksanaannya, personel dilengkapi dengan perlengkapan patroli guna menunjang efektivitas dan kelancaran tugas di lapangan.


Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas tetap terjaga dengan baik, tertib, dan tidak ditemukan adanya gangguan yang menonjol. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat dinilai efektif dalam memberikan rasa aman serta mencegah potensi gangguan keamanan.


Usai pelaksanaan patroli, seluruh personel kembali ke Pos Shelter dalam keadaan aman dan kegiatan berjalan lancar.


Kasat Samapta Polres Sarmi melalui KBO Samapta Iptu Frengki Awor Yane menyampaikan bahwa patroli preventif merupakan langkah strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.


“Patroli preventif akan terus kami tingkatkan guna mengantisipasi setiap potensi gangguan kamtibmas serta memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.


Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan.


Hingga saat ini, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Sarmi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Apabila terdapat perkembangan menonjol, akan segera diinformasikan.

28/03/26

Satgas Pangan Polres Waropen Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional

  


Jayapura – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, Satgas Pangan Polres Waropen melaksanakan kegiatan pemantauan harga beras di sejumlah titik penjualan yang berada di wilayah Kabupaten Waropen, baik di retail modern maupun kios pada pasar tradisional.


Pemantauan pertama dilakukan di Toko Mega Buana yang berlokasi di Kampung Nonomi, Distrik Nonomi, Kabupaten Waropen. Toko tersebut dimiliki oleh Haji Alimudin. 


Dari hasil pengecekan yang dilakukan oleh personel Satgas Pangan, diketahui bahwa harga beras medium dijual dengan harga Rp17.000 per kilogram, sementara beras premium berada pada kisaran Rp18.000 per kilogram.


Selain itu, pemantauan juga dilakukan di Kios Sumber Rejeki yang beralamat di Kampung Urfas I, Distrik Urei Faisei, Kabupaten Waropen dan dimiliki oleh Soleh. Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, harga beras medium dijual dengan harga Rp17.000 per kilogram, sedangkan beras premium dijual dengan harga Rp18.000 per kilogram.


Kegiatan pemantauan ini merupakan langkah Polres Waropen dalam memastikan distribusi bahan pokok di wilayahnya tetap berjalan dengan baik serta harga yang beredar di pasaran masih dalam batas yang wajar. 


Personel Satgas Pangan juga melakukan komunikasi dengan para pemilik usaha untuk memastikan ketersediaan stok beras bagi masyarakat tetap terjaga.


Melalui kegiatan ini, Polres Waropen berharap stabilitas harga bahan pangan di wilayah Kabupaten Waropen tetap terjaga sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan pemantauan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Mamberamo Tengah Lakukan Pengecekan Harga Beras di Pasar Central Kobakma

  


Jayapura – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, Satgas Pangan Polres Mamberamo Tengah melaksanakan kegiatan pemantauan harga beras di Pasar Central Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah.


Pengecekan dilakukan pada salah satu kios yang berada di area pasar tersebut, yakni Kios KMT yang dimiliki oleh M. Fahri. 


Dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh personel Satgas Pangan, diketahui bahwa harga beras premium dijual dengan harga Rp27.000 per kilogram, sementara beras medium berada pada kisaran Rp25.000 per kilogram.


Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah pengawasan yang dilakukan Polres Mamberamo Tengah terhadap peredaran bahan pokok di wilayahnya, khususnya di pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas jual beli masyarakat. 


Selain melakukan pengecekan harga, personel juga berkoordinasi dengan pemilik kios guna memastikan distribusi beras tetap berjalan lancar dan stok kebutuhan pokok bagi masyarakat tetap tersedia.


Melalui kegiatan pemantauan ini, Polres Mamberamo Tengah berharap kondisi stabilitas harga pangan di wilayah Kobakma tetap terjaga serta masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar. 


Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan pemantauan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Jayapura Lakukan Pemantauan Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional Sentani


  

Jayapura – Dalam rangka menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat, Satgas Pangan Polres Jayapura melaksanakan kegiatan pemantauan harga beras di sejumlah titik penjualan yang berada di wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura, baik di retail modern maupun pasar tradisional.


Pemantauan pertama dilakukan di Toko Saga Sentani 1 yang berlokasi di Jalan Raya Abepura–Sentani, tepatnya di depan Hotel Horex, Kabupaten Jayapura. Toko tersebut berada di bawah penanggung jawab Tommy. 


Berdasarkan hasil pengecekan personel Satgas Pangan, harga beras medium dijual dengan harga Rp15.200 per kilogram, sementara beras premium dijual dengan harga Rp17.000 per kilogram. Adapun beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tersedia dengan harga Rp12.500 per kilogram.


Selanjutnya, pemantauan juga dilakukan di Kios Rina yang berada di kawasan Pasar Baru Tabita, Sentani. Kios tersebut dimiliki oleh Alip. 


Dari hasil pengecekan di lokasi, harga beras medium dijual dengan harga Rp15.800 per kilogram, sementara beras premium berada pada kisaran Rp17.000 per kilogram. Untuk beras SPHP dijual dengan harga Rp13.000 per kilogram.


Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari langkah Polres Jayapura dalam memastikan distribusi bahan pokok, khususnya beras, tetap berjalan lancar serta harga yang beredar di pasaran masih berada dalam batas yang wajar. 


Personel Satgas Pangan juga melakukan komunikasi dengan para pemilik usaha untuk mengingatkan agar tetap menjaga ketersediaan stok serta tidak melakukan praktik yang dapat merugikan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Polres Jayapura berharap stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Jayapura tetap terjaga sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang terjangkau. 


Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan pemantauan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Boven Digoel Pantau Harga Beras di Retail Modern dan Pasar Tradisional

  


Jayapura – Dalam rangka memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Sarmi, Satgas Pangan Polres Sarmi melaksanakan kegiatan pengecekan harga beras pada sejumlah kios dan toko yang berada di Kelurahan Sarmi Kota, Distrik Sarmi.


Salah satu titik pengecekan dilakukan di Kios Sultan yang berlokasi di Kelurahan Sarmi Kota dan dimiliki oleh Muslimin. 


Dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh personel Satgas Pangan, diketahui bahwa harga beras premium dijual dengan harga Rp19.600 per kilogram, sementara beras medium berada pada kisaran Rp15.500 per kilogram. 


Adapun beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp12.600 per kilogram.


Kegiatan pengecekan ini dilakukan sebagai bentuk langkah preventif Polri dalam mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok di tengah masyarakat. 


Selain melakukan pemantauan harga, personel juga berkoordinasi dengan pemilik usaha guna memastikan distribusi beras tetap berjalan lancar serta tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Polres Sarmi berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Sarmi tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar dan terjangkau. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pemantauan di lapangan.

Satgas Pangan Polres Sarmi Lakukan Pengecekan Harga Beras di Kios Sultan, Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga

  


Jayapura – Dalam rangka memastikan ketersediaan bahan pokok serta menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Sarmi, Satgas Pangan Polres Sarmi melaksanakan kegiatan pengecekan harga beras pada sejumlah kios dan toko yang berada di Kelurahan Sarmi Kota, Distrik Sarmi.


Salah satu titik pengecekan dilakukan di Kios Sultan yang berlokasi di Kelurahan Sarmi Kota dan dimiliki oleh Muslimin. 


Dari hasil pemantauan yang dilakukan oleh personel Satgas Pangan, diketahui bahwa harga beras premium dijual dengan harga Rp19.600 per kilogram, sementara beras medium berada pada kisaran Rp15.500 per kilogram. Adapun beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp12.600 per kilogram.


Kegiatan pengecekan ini dilakukan sebagai bentuk langkah preventif Polri dalam mengantisipasi potensi lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok di tengah masyarakat. 


Selain melakukan pemantauan harga, personel juga berkoordinasi dengan pemilik usaha guna memastikan distribusi beras tetap berjalan lancar serta tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.


Melalui kegiatan ini, Polres Sarmi berharap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kabupaten Sarmi tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar dan terjangkau. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pemantauan di lapangan.

Imigrasi Ngurah Rai Tangkap Buronan Interpol Asal Inggris di Bandara Bali

 


BADUNG (28/3/2025) – Kantor Imigrasi Ngurah Rai kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga gerbang negara. Seorang laki-laki berkewarganegaraan Inggris berinisial SL (45) berhasil diamankan oleh petugas pemeriksa di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.


Ia diamankan saat proses pemeriksaan keimigrasian setibanya di Bali dari rute Singapura–Denpasar, setelah sistem mendeteksinya sebagai subjek Red Notice Interpol.


Berdasarkan data dan koordinasi intelijen, SL diduga merupakan pimpinan sebuah organisasi kriminal internasional. Ia disinyalir menjadi dalang yang mengendalikan jaringan dalam operasi pengelolaan perusahaan fiktif serta tindak pidana pencucian uang (money laundering).


Menyikapi penangkapan ini, Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Bugie Kurniawan, memberikan peringatan tegas kepada sindikat kejahatan transnasional. Ia menegaskan bahwa Bali tidak akan pernah menjadi tempat persembunyian yang aman bagi buronan internasional. 


Keberhasilan penangkapan ini, menurutnya, merupakan bukti ketajaman insting serta pengalaman petugas di TPI Bandara Ngurah Rai yang didukung sistem terintegrasi dalam mendeteksi DPO internasional.


Keberhasilan pencegatan tersebut menunjukkan bahwa sistem peringatan dini serta koordinasi antara Imigrasi dan jaringan penegak hukum internasional berjalan efektif. Hal ini memastikan buronan kasus kejahatan berat tidak dapat dengan mudah masuk ke wilayah Indonesia.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna, menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Imigrasi Ngurah Rai. Ia menilai keberhasilan ini mencerminkan sistem pengawasan keimigrasian di Bali yang berjalan efektif, terintegrasi, dan responsif terhadap ancaman lintas negara.


Felucia juga menegaskan bahwa seluruh unit kerja di bawah Kantor Wilayah Imigrasi Bali akan terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kewaspadaan, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan kerja sama internasional. Bali harus tetap menjadi wilayah yang aman, tertib, dan tidak memberikan ruang bagi pelanggar hukum, termasuk buronan internasional.


Setelah diamankan di area kedatangan internasional, SL langsung diserahkan kepada Kepolisian Resor Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai untuk penanganan hukum lebih lanjut sesuai prosedur penanganan buronan internasional.


Penangkapan warga negara Inggris ini menjadi bukti bahwa pengawasan keimigrasian di pintu masuk Bali dilakukan secara berlapis dan ketat. Imigrasi Ngurah Rai akan terus berkoordinasi aktif dengan Interpol serta instansi terkait lainnya guna menjaga keamanan dan ketertiban negara dari ancaman kejahatan lintas negara. (*)

Sentuh Warga Hingga Pelosok, Bhabinkamtibmas Erageam Intensifkan DDS Demi Kamtibmas Kondusif di Mamberamo Tengah

 


Jayapura – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran kepolisian terus hadir menyapa warga hingga ke wilayah pedalaman Papua.


Bhabinkamtibmas Desa Erageam, Distrik Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Briptu Egens Marury melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) pada Jumat (27/03). Kegiatan ini berlangsung di Kampung Erageam sebagai bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.


Melalui kegiatan DDS, Briptu Egens secara langsung mengunjungi warga dari rumah ke rumah guna mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.


Dalam kunjungannya, ia mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta menjauhi penyalahgunaan narkoba dan minuman keras yang dapat merusak kesehatan dan memicu terjadinya gangguan sosial.


Selain itu, warga juga didorong untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan aparat keamanan, khususnya Bhabinkamtibmas, sebagai upaya membangun sinergi dalam menjaga ketertiban di lingkungan kampung. Masyarakat pun diimbau agar segera melaporkan setiap permasalahan yang terjadi kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat.


“Melalui kegiatan DDS ini, kami ingin memastikan masyarakat merasa aman serta semakin dekat dengan kehadiran Polri dalam menjaga kamtibmas,” ujar Briptu Egens Marury.


Briptu Egens juga mengingatkan pentingnya kesadaran hukum dengan menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.


Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Kampung Erageam. Warga menyambut baik kehadiran Bhabinkamtibmas dan menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban di wilayahnya.


Melalui kegiatan DDS ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Mamberamo Tengah.